ADA YANG UNIK DAN SERU DI FINAL GAMAGUDABO CUP 2011

Ada yang seru pada pertandingan partai final futsal putri Gamagudabo cup 2011 nanti sore, mempertemukan sang jawara futsal putrid SMPN 3 Cibinong melawan tim pendatang baru SMAN 3 Cibinong, diantaranya:
– Kedua tim memiliki manager dan pelatih yang sama (Bpk teguh dan Bpk Anang).
– Kedua tim bermarkas dan berlatih di tempat yang sama.
– Tim futsal putri SMAN 3 Cibinong 100% adalah alumni kelas olahraga SMPN 3 Cibinong.
– Pertemuan tim senior (alumni) dan junior
– Memiliki karakter yang sama.
Akankah pertandingan berjalan seru?
Akankah mereka berangkat beriringan?
Dan apakah SMPN 3 Cibinong akan mempertahankan gelar juara bertahan di Gamagudabo Cup?
Atau Maryati dkk akan membawa SMAN 3 Cibinong menjadi Juara dan mematahkan rekor SMPN 3 Cibinong sebagai jawara yang telah diraihnya dulu.
Kita lihat aja nanti siapa sang jawara futsal putri Bogor Tahun ini. (Admin)

SMPN 3 CIBINONG VS SMAN 3 CIBINONG (DERBY) PADA FINAL GAMAGUDABO CUP 2011

Bogor – Tim futsal putri SMAN 3 Cibinong (Netic) berhasil memastikan diri untuk tampil di Final Turnamen Gamagudabo 2011. Tiket menuju partai final tersebut didapat SMAN 3 Cibinong usai melumpuhkan perlawanan SMA Al-Nur dengan skor 9-2, dalam laga semifinal di GOR Pajajaran Bogor, Jumat (7/10).
Kedua tim tersebut bisa dibilang musuh bebuyutan dalam berbagai ajang kompetisi futsal putri. Namun SMA Al-Nur belum beruntung untuk mematahkan serangan-serangan SMAN 3 Cibinong yang dibuat Maryati cs.
Netic menutup paruh babak dengan kemenangan 5-0. Dua gol balasan yang dibuat SMA Al-Nur tercipta di babak kedua, tapi Netic memperbesar keunggulan dengan tambahan empat golnya. Dengan demikian, tim asuhan Anang Suryana dan Teguh Haryadi menang 9-2.
Kapten tim SMAN 3 Cibinong, Riri mengaku senang timnya bisa lolos ke final. “Kami siap juara. Besok (hari ini-red) kami akan bermain lebih maksimal lagi,” ujar Riri, kemarin.
Di partai final hari ini (8/10), SMAN 3 Cibinong akan bertemu saudaranya, SMPN 3 Cibinong (Netic) yang juga sukses memetik kemenangan atas SMK Tri Dharma 2 dengan skor 7-4. Artinya, pada laga final futsal putri Gamagudabo Cup 2011, akan terjadi perang saudara antara Netic SMA dan SMP.
Melihat hal tersebut, pelatih kepala Netic, Anang Suryana mengatakan, meski kedua timnya berhasil lolos ke final, namun hasilnya nanti akan dibuktikan anak asuhannya sendiri. “Siapa yang terbaik, itulah yang pantas jadi juara. Semuanya ada di tangan anak-anak,” pungkasnya.

SMAN 3 Cibinong ke Semifinal

Bogor – Laju tim futsal putri SMAN 3 Cibinong benar-benar tak terbendung. Setelah membantai MAN 2 Bogor dengan skor 31-0 dan menyapu SMK Tri Dharma 2 dengan 15-0, kini giliran SMK Tri Dharma (TD) 4 yang menjadi korban keganasan Maryati cs dengan kemenangan 23-1 dalam lanjutan laga Turnamen Gamagudabo Cup 2011 di GOR Pajajaran Bogor, Selasa (4/10).
Berkat kemenangan tersebut, SMAN 3 Cibinong berhak melaju ke babak semifinal. Namun siapa lawannya nanti, masih menunggu pertandingan besok (6/10). Pada laga kemarin, anak asuhan Anang Suryana dan Teguh Haryadi itu mampu menutup paruh babak dengan keunggulan 12 gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua yang baru berjalan satu menit, akhirnya gawang SMAN 3 Cibinong yang dikawal Dewi berhasil dibobol pemain TD 4, Erlina. Itu menjadi sebiji gol balasan yang tercipta dari anak-anak TD 4 saat menghadapi keganasan SMAN 3 Cibinong.
Setelah itu, 11 gol langsung digelontorkan Maryati dkk di babak kedua. Namun, meski berhasil menang telak, pelatih kepala SMAN 3 Cibinong, Anang Suryana mengaku sedikit kecewa. Pasalnya, permainan yang diperlihatkan anak asuhnya tak seperti biasanya.
Sementara itu, dari 23 gol yang digelontorkan SMAN 3 Cibinong 11 di antaranya dicetak Maryati, Riri empat gol, Usbah dan Kiki yang sama-sama mencetak tiga gol, serta Dwi yang menyumbang dua gol.

Mengintip Potensi Kelas Olahraga Kabupaten Bogor (1)

Calon Atlet Itu Telah Lahir

Kelas olahraga Kabupaten Bogor tak disangka telah melahirkan alumni SMPN 3 Cibinong yang dilanjutkan belajarnya mulai tahun ini di SMA Negeri 3 Cibinong. Kemauan bagus dari Pemerintah Kabupaten Bogor menjalankan salah satu program yang dikembangkan Pemerintah Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan yang merancang implementasi dari cita-cita yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
Meskipun sudah begitu jelas dasarnya, namun ganjalan mengembangkan kelas olahraga di daerah masih terasa. Bisakah pemegang kebijakan, pengajar dan pihak-pihak terkait menjaga calon atlet yang telah mulai lahir di Kabupaten Bogor. Jawa Barat sendiri awal mulanya membentuk kelas olahraga untuk mengejar ketinggalan prestasi olahraga dibandingkan provinsi lain. Sedangkan di Kabupaten Bogor, potensi mengembangkan atlet begitu besar setelah memiliki luas wilayah dan penduduknya, serta daerahnya yang strategis karena dekat dengan ibukota Jakarta.
Namun masalahnya, jika calon atlet telah lahir, apakah kita hanya mampu membiarkan mati tanpa mampu berbuat? Pertanyaan itu untuk menjawab kondisi siswa-siswi kelas olahraga yang mungkin terabaikan. Atau diberi beban yang tak seharusnya. Ini berkaitan dengan proses pembelajaran dan bukan hal lain. Sebab awal mula keberhasilannya berangkat dari seberapa relevansinya praktik upaya mencetak atlet ditinjau dari kurikulum yang seharusnya.
Apakah logis jika ada spesifikasi atlet menekuni atletik tiba-tiba dipaksa menguasai matematika dan pandai baris-berbaris atau bernyanyi? Kalau pun ya, itu kehebatan tersendiri karena konsentrasinya adalah olahraga. Justeru berangkat karena adanya potensi calon atlet, kelas olahraga ada. Di sini yang mesti pandai memberikan pengajaran adalah para pendidiknya yaitu guru. Bisakah dia membuat pintar secara akademik. Hanya soal cara dan bukan memaksa. Fakta ini masih ada di Kabupaten Bogor. Seorang guru dituntut memahami kondisi ini, khu-susnya guru yang berada di kelas regular.
Meskipun seumur jagung, mesti diingat kelas olahraga mampu eksis. Apakah pemain futsal putri SEA Games 2011 asal kelas olahraga, Maya Muharina lahir begitu saja. Ini buah dari proses ketekunan anak dan gurunya. Lalu jika Maya ketika jadwalnya harus latihan mestikah dia juga mengikuti kelas lain? Kita mesti menjaganya bahwa siswi itu mesti melakukan yang seharusnya. Jika tidak, bersiap-siap saja kelas olahraga hanya nama dan tak ubahnya seperti kelas biasa. Tak bisa melahirkan atlet hebat.
Hal itu karena olahraga masih dianggap sebagai pelengkap pelajaran di sekolah dan masih banyak pengelola pendidikan atau sekolah lebih mementingkan prestasi akademik dan mengabaikan prestasi siswa dalam bidang olahraga sehingga olahraga belum dianggap sebagai aktivitas penting.

SMAN 3 Cibinong sapu bersih di gamagudabo cup

Bogor – Tim futsal putri SMAN 3 Cibinong kembali menuai hasil manis pada laga keduanya kala menyapu bersih tim futsal putri SMK Tri Dharma 2 dengan kemenangan telak 15-0 dalam lanjutan laga Gamagudabo Cup 2011 di Stadion Pajajaran Bogor, Kamis (29/9).
Kemenangan kemarin, sekaligus melanjutkan tren positif SMAN 3 Cibinong yang dihuni pemain asal kelas olahraga Kabupaten Bogor, Netic Ladies Futsal Club setelah sebelumnya menyelesaikan laga perdananya kontra MAN 2 Bogor dengan kemenangan super 31 gol tanpa balas.
Ketika menghadapi SMK Tri Dharma 2, SMAN 3 Cibinong yang berada dibawah kendali Anang Suryana dan Teguh Haryadi menutup babak pertama dengan kemenangan 9-0. Dan menambah enam gol di 20 menit kedua yang sekaligus menutup kemenangan menjadi 15-0.
Dari 15 gol yang diciptakan anak-anak SMAN 3 Cibinong, Kiki dan Maryati sukses mengemas lima gol, sementara Usbah mencetak tiga gol dan Riri menyumbangkan dua gol.
Pelatih SMAN 3 Cibinong, Anang Suryana terlihat senang dengan senyuman lebarnya atas kemenangan tersebut. Ia mengatakan, SMAN 3 Cibinong siap merebut gelar juara yang saat ini masih dipegang SMPN 3 Cibinong yang juga jadi anak asuhnya.
“Anak-anak sudah tampil maksimal tapi mereka banyak membuat kesalahan sendiri di babak pertama. Secara keseluruhan sudah cukup baik,” komentar Anang kepada Jurnal Bogor, kemarin.
Sementara itu, kapten tim SMAN 3 Cibinong, Maryati mengaku puas dengan hasil kemenangan tersebut. “Senang, semoga pertandingan berikutnya kami bisa mencuri kemenangan lagi,” pungkasnya.

http://www.jurnalbogor.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.492 pengikut lainnya.